Akhir-akhir
ini manusia semakin beringas, semakin buas dan semakin anarkis, dimana banyak
orang berbondong-bondong lari dari menjauh dari Allah, sehingga mata hati yang
buta dan tidak kenal dengan dirinya dan juga tidak kenal dengan Tuhannya, tidak
kenal kepada Allah dan tidak tahu tujuan kepada siapa yang disembah.
Inilah
yang mengakibatkan manusia ingin enak kepenak, merasa benar sendiri sehingga
merendahkan orang lain, lupa bahwa dia manusia yang diciptakan dan hamba yang
sepatutnya tidak pernah merasa unggul, apalagi merasa memiliki.
Karakter
hamba inilah yang sudah mulai terkikis dan sudah dilupakan umat manusia
sehingga membuat manusia menjadi beringas, buas, dan anarkis!
Masa
ada hamba merasa lebih baik?
Masa
ada hamba merasa mulia?
Apapun
yang terjadi, hamba mempunyai sifat rendah dan tidak pernah merasa unggul!
Lalu
apa yang terjadi jikalau perasaan merasa benar ini kita bawa sampai mati?
“Sesungguhnya
Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang
selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang
mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar” (QS. An
Nisaa’ [4]: 49)
Ingat
Saudaraku..!!!
Mati
itu pasti…!!!
Akan
tiba saatnya nanti waktu itu akan datang…
Akan
tiba saatnya nanti Ibu, ayah, istri, suami, anak dan cucu yang kita
cintai dan yang menunggui kita selama hidup akan kita tinggal.
Tapi
kita kebanyakan manusia lalai dan terlena dengan keindahan dunia sehingga roh
yang seharusnya menguasai jasad saat itu roh terjerat dan terkungkung oleh
jasad sebab karena dunia.
Mulai
sekarang….
Stop
merasa bangga karena kita tidak ada apa-apanya!
Stop
merasa baik karena kita adalah ciptaan!
Stop
merasa aku kaya, aku pengamal sholawat wahidiyah, aku ahli ibadah!
Karena
hati yang bersih, itu tidak merasa apa-apa!
Maka
harus Billah, sehingga timbul perasaan nol tidak merasa apa-apa!
Inilah
yang akan mengembalikan karakter manusia menjadi hamba yang beradab, tawadhu’
dan tidak anarkis!
Sebab
dia menyadari bahwa dia adalah ciptaan bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa!
- See more at: http://alamhikmah.com2012/11/04/mengapa-manusia-menjadi-anarkis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar